简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Iran Tutup Hormuz, Minyak Naik 4%, Nasdaq Menguat
Ikhtisar:Tinjauan PasarKetegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat tajam selama akhir pekan. Iran secara resmi menutup Selat Hormuz dan melarang seluruh kapal melintas, sementara militer AS melancarka
Tinjauan Pasar
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat tajam selama akhir pekan. Iran secara resmi menutup Selat Hormuz dan melarang seluruh kapal melintas, sementara militer AS melancarkan gelombang serangan baru terhadap Iran. Pemimpin Tertinggi Iran bersumpah akan melakukan pembalasan, sedangkan Donald Trump menyatakan bahwa 1.000 rudal telah diarahkan ke Iran. Dalam 24 jam terakhir, hanya 11 kapal dagang yang tercatat melintasi selat tersebut.
Pasar saham AS ditutup menguat tipis pada Jumat, mengakhiri pekan dengan kinerja positif. Indeks S&P 500 naik 0,42% ke level 7.575,39 dan mencatat kenaikan mingguan sebesar 1,23%. Nasdaq Composite menguat 0,29% ke 26.281,61 dengan kenaikan mingguan 1,74%, sementara Dow Jones Industrial Average naik 0,29% ke 52.637,01 meskipun masih mencatat penurunan mingguan sebesar 0,50%.
Saham NVIDIA melonjak 4% setelah manajemen dalam acara roadshow menyampaikan bahwa pendapatan kuartalan berpotensi mendekati USD 100 miliar.
Di pasar China, saham-saham teknologi dan pertumbuhan berbalik melemah tajam setelah reli kuat sehari sebelumnya. Indeks ChiNext turun 4,37% ke 3.842,73, sementara Indeks Shanghai Composite turun 1,00% ke 3.996,16 dan kembali berada di bawah level psikologis 4.000.
Logam mulia mengalami koreksi. Emas COMEX turun 0,64% menjadi USD 4.104,1 per ons. Di pasar energi, harga minyak terkoreksi pada Jumat namun tetap mencatat kenaikan signifikan sepanjang pekan dan mengakhiri tren penurunan selama empat minggu berturut-turut. Minyak mentah WTI kontrak Agustus turun 0,93% menjadi USD 71,41 per barel, namun masih membukukan kenaikan mingguan 3,96%. Brent turun 0,38% menjadi USD 76,01 per barel dengan kenaikan mingguan sebesar 5,39%.
Bitcoin sempat menembus level USD 64.000, tertinggi dalam lebih dari dua pekan. Yuan offshore juga menguat hingga menembus level 6,78 per dolar AS untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua minggu. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun berada di sekitar 4,56%, naik sekitar 8 basis poin sepanjang pekan.
Sorotan Pekan Ini● Penutupan Selat Hormuz dan Arah Harga Minyak
Penutupan Selat Hormuz oleh Iran selama akhir pekan menjadi perhatian utama pasar global. Jalur strategis ini mengalirkan sekitar 20% perdagangan minyak mentah dunia melalui jalur laut. Jika gangguan berlangsung lebih lama, tekanan kenaikan harga minyak dan tarif pengiriman berpotensi meningkat dengan cepat.
Fokus pasar pekan ini akan tertuju pada besarnya gap pembukaan harga minyak, tingkat gangguan aktual terhadap lalu lintas pelayaran, serta evaluasi OPEC dalam laporan bulanan terkait keseimbangan pasokan dan permintaan. Faktor-faktor tersebut akan menentukan apakah premi risiko geopolitik masih dapat berlanjut.
● Persaingan Investasi Semikonduktor China
Alibaba meningkatkan investasinya di ChangXin Memory Technologies (CXMT), sementara CXMT dijadwalkan melakukan penawaran saham di STAR Market pekan depan dengan target penghimpunan dana sebesar RMB 29,5 miliar. Di saat yang sama, Yangtze Memory Technologies (YMTC) juga resmi memulai proses persiapan IPO.
Rangkaian aksi korporasi tersebut menunjukkan percepatan investasi China dalam sektor memori dan manufaktur semikonduktor canggih. Ditambah dengan percepatan produksi pabrik chip Yongin milik Samsung, persaingan ekspansi kapasitas di industri memori dan proses manufaktur maju memasuki fase baru. Perusahaan yang mampu menjaga keseimbangan antara kapasitas produksi dan tingkat yield akan memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam rantai pasok komputasi AI global.
Fokus Utama Pasar
• Pidato anggota Dewan Gubernur Federal Reserve, Christopher Waller
• Laporan Bulanan Pasar Minyak OPEC serta perkembangan terbaru terkait Selat Hormuz
• Penawaran saham ChangXin Technology di STAR Market pada 16 Juli dengan target pendanaan RMB 29,5 miliar
• General Fusion dijadwalkan melantai di Nasdaq pada hari Senin dan berpotensi menjadi perusahaan fusi nuklir komersial pertama yang tercatat di bursa
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
