简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Emas Anjlok 2,5% dalam Sepekan! Kebuntuan Negosiasi AS–Iran Mengguncang Pasar
Ikhtisar:Tinjauan PasarPada hari Jumat lalu, ekspektasi dimulainya kembali negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran, kinerja keuangan kuat dari Intel, serta pencabutan investigasi terhadap Jerome Powell oleh
Tinjauan Pasar
Pada hari Jumat lalu, ekspektasi dimulainya kembali negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran, kinerja keuangan kuat dari Intel, serta pencabutan investigasi terhadap Jerome Powell oleh Departemen Kehakiman AS, secara kolektif mendorong pasar saham AS mencetak rekor tertinggi baru. Indeks S&P 500 ditutup naik 0,8%, sementara Nasdaq menguat 1,6%.
Namun demikian, breadth pasar masih terbatas, dengan sebagian besar kenaikan didorong oleh sektor teknologi dan semikonduktor. Sebaliknya, sektor defensif seperti layanan kesehatan mengalami koreksi yang signifikan. Pada sesi Asia Senin pagi, akibat kebuntuan negosiasi AS–Iran selama akhir pekan, aset berisiko melemah, dengan futures S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun sekitar 0,3%, sementara harga minyak global rebound sebesar 1,5%.
Saham Teknologi Memimpin, Sektor Kesehatan Tertekan
Sektor semikonduktor menjadi penggerak utama reli pasar kali ini. Indeks Semikonduktor Philadelphia (SOX) mencatat kenaikan selama 18 sesi berturut-turut, dengan kenaikan mingguan mencapai 10,02%.
Saham Intel sempat melonjak hingga 28% dalam intraday, sementara AMD naik tajam sebesar 14%.
Sebaliknya, sektor kesehatan melemah sekitar 1%, dengan saham Eli Lilly turun sekitar 4% akibat data penjualan obat penurun berat badan terbaru yang mengecewakan.
Logam Mulia & Energi
Dipicu oleh premi risiko geopolitik, minyak mentah WTI melonjak tajam hingga 16% dalam sepekan.
Di sisi lain, aset safe haven mengalami tekanan jual. Emas spot turun 2,52% dalam sepekan, sementara perak spot anjlok lebih dalam sebesar 6,43%.
Pasar Obligasi & Valuta Asing
Ekspektasi penurunan suku bunga mulai meningkat, dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 2 tahun turun 4,5 basis poin dalam satu hari.
Indeks dolar AS melemah tipis secara harian, namun masih mencatat kenaikan sekitar 0,4% secara mingguan.
Risiko Geopolitik Kembali Meningkat
Kebuntuan dalam negosiasi AS–Iran selama akhir pekan memicu kembali sentimen risk-off pada awal sesi Asia hari Senin.
Investor perlu mencermati dampak lanjutan dari ketegangan geopolitik terhadap rantai pasok global serta ekspektasi inflasi.
Prospek Utama ● Trump Dievakuasi Secara Darurat
Pada 25 April waktu setempat, insiden keamanan terjadi dalam acara jamuan makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih. Kurang dari 30 menit setelah Donald Trump tiba, terdengar lima kali tembakan di lobi Hotel Hilton Washington. Lebih dari 2.000 tamu panik dan berlindung di bawah meja, sementara Secret Service segera mengevakuasi Trump dari lokasi.
Trump kemudian menyatakan melalui media sosial bahwa pelaku penembakan telah ditangkap.
● Empat Raksasa Teknologi Rilis Laporan Keuangan Bersamaan
Empat raksasa teknologi global—Google, Microsoft, Meta, dan Amazon—dijadwalkan merilis laporan keuangan pada 30 April dini hari waktu Beijing. Total belanja modal gabungan mereka mendekati USD 600 miliar, dengan investasi besar terus mengalir ke infrastruktur AI.
Namun, kesabaran pasar mulai menipis. Investor kini tidak lagi puas dengan sekadar komitmen belanja agresif, melainkan menuntut percepatan pertumbuhan pendapatan cloud, realisasi pesanan, serta stabilitas margin keuntungan. Perusahaan yang mampu memenuhi ketiga aspek tersebut akan memperkuat posisinya di pasar.
Fokus Data Penting (GMT+8)
22:30
Indeks Aktivitas Bisnis Federal Reserve Dallas AS (April)
(Dallas Fed Manufacturing Business Index – April, United States)
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
